Menjadi Dirimu atau Mengikuti Dunia Mereka

Hidup adalah tentang proses belajar, bahkan belajar cara menikmati secangkir cappucino panas.
Karena hidup memang bukan tentang kau saja,
Ada mata-mata manusia yang harus dimanjakan dengan apa yang kita lakukan,
intinya belajar menjadi orang besar. meski tak sepenuhnya besar.
melihat cara mereka berbicara, makan makanan yang tak biasa bagi kita,
memang cara mereka berbeda, namun begitulah dunia memperlakukan mereka.
kau adalah dirimu yang terus belajar ketika di depan mereka, kata pak Anis Matta ini adalah tentang memperbaiki selera.
meski kau wanita sederhana, namun kau adalah bagian dari mereka,
lakukan, rayakan,
pun jika tak mampu,
ambil pelajaran dan tinggalkan.
begitu saja cukup

Merabunnya Keimanan

Semakin merabun mata memandang cahaya
Bukan karena pendar cahaya yang meredup
Namun lebih pada iman yang tak lagi hidup
Wahai hati benarkah tak ada ketakutan lagi
Bahkan pada kematian yang telah pasti
Entahlah, mungkin aku tak mengenal lagi siapa diri ini
Merasa seperti mahluk yang tak tahu diri saja
Hidup dengan rasa bangga terhadap sesuatu yang belum pasti
Lalu membiarkan diri dengan dosa-dosa yang tak tahu sudah sebanyak apakah bilangannya?
Wahai hati mendekatlah pada yang senantiasa memberikan nasihat
Yang dengannya kau akan ingat tentang akhirat
Bukan pada yang malah dengannya kau tak tahu entah kapan takut kembali mencuat
untuk mengembalikan dirimu pada sebenar-benar hamba yang rendah di hadapanNya.

arti persahabatan

persahabatan adalah tentang kemurnian sebuah ikatan, tak sedikit dalam hubungan itu terdapat orng2 yang berbeda dari pemikiran, sifat, keinginan dll, namun jika ikatan itu punya dasar yang jelas maka tak ada yang menghalangi tumbuhnya sebuah ikatan. karena sahabat itu adalah kebersamaan dalam masa lalu maupun masa depan. meski dimasa depan raganya tak membersamai kita namun kenangan akan kebaikannya akan tetap membersamai jiwa

Pelajaran Tentang Hari

Kala sepi menjadi teman bukan berarti hadirmu di tengah keramaian tak berarti
karena kadang sepi pun dapat jadi teman yang mengobati
kala senang jadi teman
jangan cepat ditenggelamkan oleh perasaan
kadang justru perasaan itu melalaikan
layaknya malam yang sunyi memberi peluang menenangkan diri
layaknya siang yang terang kadang memudarkan kesyukuran
ah tidak ada yang salah dengan hari mereka hanya penanda
yang di jadikan Allah sebagai PELAJARAN bagi manusia. 
semoga dalam malam selalu tertunduk penuh keharuan
dan semoga dalam siang selalu berucap dan berbuat dengan penuh kesyukuran.:)

Berterimakasihlah pada masa lalu



      pengalaman dalam hidup kadang memaksa kita untuk  mengeluarkan kosa kata yang sebelumnya tak pernah tersimpan dalam kamus bahasa kehidupan, ia ibarat air yang menguap pada pagi hari, perlahan naik keawan kemudian mengendap di sana. Ia menunggu proses yang panjang untuk  mengalirkan kembali wujudnya dalam bentuk aslinya yaitu  air hujan. 
          Bercermin  dalam proses panjang itulah mungkin kita sekarang. Kita tak  sadar tempaan masa lalulah yang menjadikan kita seperti hari Ini. kita tak pernah di ajarkan untuk sabar namun siapa sangka hari ini kita mampu menahan amarah  yang harusnya  bisa kita luapkan dengan ledakan yang bisa melebihi volume yang telah kita atur dalam logika kita, ah kadang pikiran-pikiran lain muncul ketika ku berpikir tentang masa lalu,, yaitu pendapatku tentang masa depan. Bagiku ketika berbicara tentang masa depanpun tak sepenuhnya itu tentang masa depan karena pada suatu saat masa depan itupun akan menjadi masa lalu, mungkin kita sesungguhnya sedang membuat masa lalu  bukan sekedar engejar masa depan.
maka kadang perlu bagi kita untuk berterimakasih pada masa lalu tentang makna yang dapat kita ambil darinya, meskipun kita kadang perlu menyesal karena kecerobohan-kecerobohan yang kita lakukan ketika bersamanya.

cinta orangtua



sebagai seorang anak, kadang banyak perasaan kecewa yang kita berikan pada orangtua,
apakah dari sikap yang mengguruinya yang tak mampu kita terima
maupun dari sikap penjagaannya yang membuat kita seperti tak pernah dewasa saja
namun tak ada yang salah dengan orangtua kita karena yang ia lakukanpun hanyalah gambaran dari kemampuannya
hanya saja kita mungkin yang telah terlalu pandai dalam beretorika, terlalu sempurna memahami logika
hingga kasih sayangnya pun kita artikan pengekangan, cintanya kita artikan pemaksaan kehendak.
Baca selengkapnya »

Menanti Bayanganmu Kembali




Aku mungkin lebih pantas menjadi makmum bagi jiwamu.
saat kusadari sudah terlalu lama memaknai hadirmu di sini.
meski harus lelah juga  menanti bayanganmu kembali,
setelah dibawa pergi oleh keangkuhan sinar matahari yang semakin meninggi,
Aku takut kita takkan bertemu lagi,,kucoba gantungkan harap pada mentari esok hari 
namun itu pasti membuat ku menjadi tiada berarti,,,
sudahlah mungkin harus kuluaskan saja bejana kemaafanku
agar ia dapat menjadi samudra tempat jiwa membasuh keruhnya.
 


Sebab Semua Karenaku



karena sebab semua lelahmu untukku 
maka akan kuusahakan kelak bahagiamu karenaku.
karena sebab semua keringat yang menetes karenaku 
maka akan kuusahakan air mata bahagia yang menetes kelak karenaku.
sebab karenaku, semua lelahmu bermula
sebab karenaku kau terjaga.
kadang pula sebab karena ku hinaan kau terima.
jazakumullah bil jannah
ada ENGKAU yang menjadi saksinya di atas sana ijinkan ku bahagiakan mereka di dunia dan akhirat...

Biar Ku Coba Bunda

catatan 24 Maret 2011
pagi ini ku bangun dengan parasaan yang agak berbeda..ku dengar suara seperti orang yang sibuk mengemasi barang2............ketika ku coba untuk benar2 bangun dari setengah ketidaksadaranku ku mulai bisa mengingat oh ternyata suara itu benar2 berasal dari luar,,,,,,,suara barang2 yang di kemasi nenek (ibu kost kami) untuk keperluan pulang kampung ke takengon..ketika itu jam menunjukkan pukul 04.30.saat aku keluar ada kakek juga yang selalu dan bahkan seingatku tidak pernah absen untuk menghadiri aktivitas yang dilakukan nya di setiap sepertiga malam terakhir itu....
Baca selengkapnya »

Kehilanganpun jadi Guru



Hidup ini tidak hanya sekedar memilih apa yang kita senangi dan membuang apa yang tidak kita sukai. Namun hidup adalah tentang bertahan menemani proses yang tercipta.
Melepaskan sesuatu yang telah kita cintai membuat dada sesak karena tak bisa meluapkannya dalam bentuk tindakan. Melepaskan apa yang kita sukai membutuhkan energi  untuk tetap berdiri memandanginya dari kejauhan. Sekali lagi melepaskan apa yang telah disenangi bagai tak punya kekuatan untuk melangkahkan kaki, meski ribuan kekuatan yang dicoba untuk ditumbuhkan, kita bagai tak mampu menjadikannya sebagai kekuatan, Hati terlalu erat memeluknya, menjadikannya sebagai sebuah dunia baru dalam ruang kehidupan.Di sana kita temukan ceria, air mata,suka dan duka.
Sesuatu yang hilang itu mengajarkan kita untuk memintal benang-benang kesabaran serta merajut sebuah cita-cita besar yang diharapkan. Mengajari tersenyum ketika duka melanda, mengajarkan berbagi meski tak cukup untuk memiliki. Inilah dunia 2 warna. Warna dasarnya yang asli tak ada imitasi. Sedangkan warna yang lainnya menjelma menjadi penyemangat diri untuk melalui jalanan ini.
Untuk siapapun yang harus kehilangan orang, barang, kesehatan, perasaan senang yang selama ini menemaninya.:)