Sebab Semua Karenaku



karena sebab semua lelahmu untukku 
maka akan kuusahakan kelak bahagiamu karenaku.
karena sebab semua keringat yang menetes karenaku 
maka akan kuusahakan air mata bahagia yang menetes kelak karenaku.
sebab karenaku, semua lelahmu bermula
sebab karenaku kau terjaga.
kadang pula sebab karena ku hinaan kau terima.
jazakumullah bil jannah
ada ENGKAU yang menjadi saksinya di atas sana ijinkan ku bahagiakan mereka di dunia dan akhirat...

Biar Ku Coba Bunda

catatan 24 Maret 2011
pagi ini ku bangun dengan parasaan yang agak berbeda..ku dengar suara seperti orang yang sibuk mengemasi barang2............ketika ku coba untuk benar2 bangun dari setengah ketidaksadaranku ku mulai bisa mengingat oh ternyata suara itu benar2 berasal dari luar,,,,,,,suara barang2 yang di kemasi nenek (ibu kost kami) untuk keperluan pulang kampung ke takengon..ketika itu jam menunjukkan pukul 04.30.saat aku keluar ada kakek juga yang selalu dan bahkan seingatku tidak pernah absen untuk menghadiri aktivitas yang dilakukan nya di setiap sepertiga malam terakhir itu....
Baca selengkapnya »

Kehilanganpun jadi Guru



Hidup ini tidak hanya sekedar memilih apa yang kita senangi dan membuang apa yang tidak kita sukai. Namun hidup adalah tentang bertahan menemani proses yang tercipta.
Melepaskan sesuatu yang telah kita cintai membuat dada sesak karena tak bisa meluapkannya dalam bentuk tindakan. Melepaskan apa yang kita sukai membutuhkan energi  untuk tetap berdiri memandanginya dari kejauhan. Sekali lagi melepaskan apa yang telah disenangi bagai tak punya kekuatan untuk melangkahkan kaki, meski ribuan kekuatan yang dicoba untuk ditumbuhkan, kita bagai tak mampu menjadikannya sebagai kekuatan, Hati terlalu erat memeluknya, menjadikannya sebagai sebuah dunia baru dalam ruang kehidupan.Di sana kita temukan ceria, air mata,suka dan duka.
Sesuatu yang hilang itu mengajarkan kita untuk memintal benang-benang kesabaran serta merajut sebuah cita-cita besar yang diharapkan. Mengajari tersenyum ketika duka melanda, mengajarkan berbagi meski tak cukup untuk memiliki. Inilah dunia 2 warna. Warna dasarnya yang asli tak ada imitasi. Sedangkan warna yang lainnya menjelma menjadi penyemangat diri untuk melalui jalanan ini.
Untuk siapapun yang harus kehilangan orang, barang, kesehatan, perasaan senang yang selama ini menemaninya.:)

Tinta Masa Depan



Kau bagai tinta dalam kertas kehidupanku, mungkin saja karena kau, kertas kehidupanku bertaburan makna, karena goresanmu membuat kertas itu menjadi berwarna.
kelak memang kau nyata, hadir mu tak memerlukan tanya, entah bertemu di dunia atau di 'sana' karena ku yakin kau adalah jawaban dari tanya hati  ini, kau ajak aku untuk berlari menembus batas kekurangan satu sama lain, kelak ku ingin sampaikan siapapun engkau yang jelas aku tak akan pernah bertanya mengapa engkau yang Allah kirimkan untuk melengkapi separuh perjalan hidup ini.
Yakinku tetap tak goyah bahwa tulang rusuk itu tak akan tertukar.
Hanya sekarang aku meminta pada Tuhan agar diberikan keteguhan untuk menjaga kepingan hati ini hingga tak rusak oleh godaan rasa yang tak bermakna.


Tema 'bunga bangkai'

Mungkinkah tema cerita ini masih sama?
merasa hebat atas laku yang tak ada,
merasa sempurna atas diri yang penuh cela
layaknya bunga bangkai yang menebar pesona
mekarnya diumbar
sedang tiada yang hendak menyangkal, bahwa namanya adalah bunga bangkai dari awalnya,
adalah tulip yang kuncupnya begitu sempurna
yang menyimpan mekar untuk dirinya.